PSG Pernah ComeBack Usai Pernah Di kalahkan Oleh RM

Agen Berita Bola Terpercaya – Di ajang UEFA Cup pada musim 1992/1993, PSG pernah berhasil comback dan menangkan pertandingan 4-1 atas Real Madrid di Parc des Princes, sekaligus singkirkan El Real dari kompetisi tersebut.

Sergio Ramos pun ingatkan hal itu dan beri warming kepada rekan rekannya, meskipun Real Madrid telah menang 3-1 atas PSG di leg pertama babak 16 besar pada Liga Champions musim Ini. “Kmai memang telah melakukan langkah besar, tapi pertandingan ini masih terbuka,” tandas sang kapten Real Madrid tersebut.
Madrid yang tercatat sudah 12 kali menjuarai European Cup itu, memimpin 3-1 di leg pertama dan ini jadi kesempatan ke sembilan bagi El Real untuk melaju ke babak yang ini. Dari sembilan kesempatan tersebut Real Madird pernah memenangkan lima kesempatan di antaranya, yakni setelah dua kali kalahkan Manchester United, serta masing masing satu kali kalahkan Barcelona, Ujpest Dozsa dan Napoli.
Namun, Madrid juga pernah empat kali gagal di babak yang ke 16 besar, yakni saat El Real dikalahkan Grasshopper, PSV, Kaiserslautern dan PSG, yang semuanya saat masih bernama UEFA Cup. Saat itu, Real Madrid tidak pernah berhasil dalam pertahankan keunggulan 3-1 mereka sebelumnya.
Di perempat final kompetisi tersebut di musim 1992/1993, Real Madrid dna PSG saling bertemu di dua leg pertandingan, di mana Madrid menang 3-1 lebih dulu di Bernabeu lewat gol Emilio Butragueno, Ivan Zamorano dan Michel. Sementara, David Ginola memperkecil tim tamu, PSG.
Di leg kedua yang digelar di Parc des Princes, George Weah mencetak gol pada menit yang ke 33 dan Real Madrid tampaknya aman sampai Ginola dan Valdo juga ikut menambah gol PSG sehingga Les Parisiens menang agregat, 4-3.
Di menit-menit akhir, Zamorano tampaknya bisa pastikan keunggulan Madrid lewat golnya. Namun, gol Antoine Kombouaré di menit ke-96 membuat PSG menang secara dramatis.
Zinedine pastinya berharap hal itu tidak terulang lagi bagi timnya di Paris nanti. Apalagi, Madrid pernah mengukir sejarah bisa menang dalam 11 dari 18 pertandingan Eropa di mana Madrid unggul dua gol lebih dulu.
Ini terlepas dari dua tandangnya ke Prancis yang berakhir dengan kekecewaan, yakni di kandang PSG pada tahun 1993 dan AS Monaco di ajang Liga Champions 2003/04, di mana Madrid sebelumnya menangkan leg kandang 4-2, namun kalah di Stade Louis II 1-3.
Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.

| |